Ecotourism: Jalan-jalan juga bisa Go Green kok!

Posted: June 30, 2011 in CEO point of view

Ada yang hobi jalan-jalan? Hobi jalan-jalan ke tempat alam juga tidak? Sudah kemana saja? Di edisi hari ini, 3 Juni 2011, Care Environmental Organization ingin mengajak kalian semua mengingat-ingat semua tempat yang pernah kalian kunjungi; bagaimana kondisi tempat tersebut? Pasti sudah banyak tempat-tempat yang awalnya asri dan terawat kini menjadi kotor dan rusak. Iya ngga?  Banyak tempat-tempat wisata yang dulunya pun jarang orang yang tahu dan begitu sudah banyak yang tahu, tempat tersebut menjadi lebih kotor. Itulah budaya yang sering terjadi di tempat kita: menyampah di tempat wisata.

Ketika kita sedang berwisata, kita sedang berada di suatu tempat baru yang bukan lahan kita dan seringnya, saking senangnya kita berjalan-jalan di tempat tersebut, kita melupakan tanggungjawab kita sebagai wisatawan untuk ikut menjaga keindahan dan keutuhan tempat wisata. Tidak hanya interaksi dengan alam, tapi juga hubungan yang baik dengan penduduk lokal di daerah tersebut. Nah, kami ingin mengajak teman-teman semua untuk mulai merubah budaya menyampah tadi mulai dari diri sendiri dan mulai dari trip terdekat setelah baca artikel tentang Ecotourism ini.

Ecotourism. Ada yang pernah dengar istilah tersebut? Ini adalah salah satu solusi untuk menyelamatkan tempat wisata serta menjaga keutuhan dan keindahan di tempat wisata. Menurut The International Ecotourism Society, berikut pengertian dari Ecotourism yang dirumuskan pada tahun 1990:

“Ecotourism is responsible travel to natural areas which conserved the environment and improves the welfare of local people.”

“Ekowisata adalah perjalanan yang bertanggung jawab ketempat-tempat yang alami dengan menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahtraan penduduk setempat”.

 

Jadi pada dasarnya selain bertanggungjawab terhadap alam di tempat wisata, Ecotourism ini juga mengangkat hak-hak para local peopla yang ada di tempat wisata dengan ikut meningkatkan kesejahteraan mereka. Kenapa sih hal-hal ini muncul? Berikut adalah alasan yang dipaparkan di www.ekowisata.info:

  1. Kekuatiran akan makin rusaknya lingkungan oleh pembangunan yang bersifat eksploatatif terhadap sumber daya alam.
  2. Asumsi bahwa pariwisata membutuhkan lingkungan yang baik dan sehat.
  3. Kelestarian lingkungan tidak mungkin dijaga tanpa partisipasi aktif masyarakat setempat.
  4. Partisipasi masyarakat lokal akan timbul jika mereka dapat memperoleh manfaat ekonomi (‘economical benefit’) dari lingkungan yang lestari.
  5. Kehadiran wisatawan (khususnya ekowisatawan) ke tempat-tempat yang masih alami itu memberikan peluas bagi penduduk setempat untuk mendapatkan penghasilan alternatif dengan menjadi pemandu wisata, porter, membuka homestay, pondok ekowisata (ecolodge), warung dan usaha-usaha lain yang berkaitan dengan ekowisata, sehingga dapat meningkatkan kesejahtraan mereka atau meningkatkan kualitas hidpu penduduk lokal, baik secara materiil, spirituil, kulturil maupun intelektual.

Kekayaan alam yang dimiliki Indonesia membuat Indonesia dinobatkan sebagai tempat yang sangat cocok untuk mengembangkan potensi Ecotourism oleh berbagai pihak. Isu Ecotourism ini harus bisa menjadi trend di kalangan anak muda Indonesia dengan mengubah budaya jalan-jalan yang sering dilakukan anak muda menjadi lebih Go Green.

Nah, berikut adalah Tips Ecotourism yang bisa kamu mulai lakukan selama Traveling yang diunduh dari http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2010/12/05/tips-green-travel/ dan sumber yang lain. Yuk jangan Cuma dibaca tapi juga mulai dilakukan🙂

Berikut tips-tipsnya berwisata ramah lingkungan&ramah terhadap penduduk lokal:

 

1. Jika memesan tiket melalui booking online, hindari untuk mencetak tiket tersebut. Catat detail dan kode bookingnya di buku catatan atau HP anda. Jangan lupa juga untuk menyimpan file soft copynya. Dengan cara ini kalian sudah menghemat kertas

2. Selalu membawa dustbag/goody bag saat bepergian. Saat ini banyak dijual goody bag yang terbuat dari bahan parasut tipis sehingga mudah dilipat dan diselipkan ke dalam hand bag atau saku kita. Saat kita berbelanja, barang belanjaan tersebut bisa kita masukkan ke dalam goody bag, jad kita tidak perlu menerima kantung plastik/paperbag lagi dari si penjual. Inilah cara menghemat penggunaan plastik.

3. Agar packing menjadi ringkas, pindahkan sabun cair ataupun shampo ke dalam wadah yang lebih kecil. Manfaatkan botol bekas kosmetik lain yang berukuran lebih kecil dan sudah dicuci bersih.

4. Selain menggunakan alas kaki yang nyaman, pilihlah juga alas kaki yang mudah dibersihkan. Alas kaki dari bahan jelly/karet bisa jadi alternatif karena mudah dibersihkan. Semakin mudah dibersihkan semakin hemat air dan sabun.

5. Biasakan mengantongi 1 kantung plastik di saku/tas anda saat meninggalkan penginapan. Hal ini untuk mencegah kita membuang sampah sembarangan apabila diluar tidak menemukan tempat sampah

6. Mulailah membuang sampah secara dipilah. Biasakan membuang sampah sesuai dengan jenisnya. Sampah kering dan sampah basah. Hal ini akan memudfahkan petugas kebersihan dalam hal mendaur ulang sampah tersebut.

7. Biasa membawa tisu? Yuk diganti pakai sapu tangan atau handuk kecil aja! Kenyataannya, semakin banyak tissu dipakai akan semakin banyak pohon yang ditebang

8. Saat travelling, disarankan juga membawa kotak bekal makanan dan TUMBLER. Saat kita membeli makanan atau minuman diluar, kita bisa menghindari penggunaan plastik, bungkus kertas ataupun stereofoam yang jelas-jelas menjadi sampah yang sulit didaur ulang.

9. Jangan meninggalkan jejak apapun di tempat wisata, selain foto

10. Jangan memberi makanan kepada hewan-hewaan yang kebetulan ada di tempat wisata. Hal tersebut akan mengakibatkan hewan-hewan menjadi ketergantungan pada pengunjung dan akan mengakibatkan mereka bertindak agresif

11. Pakailah transportasi publik, kereta lebih go green daripada bis. Kalau jaraknya dekat, usahakan jalan kaki aja. Jangan manja lah ya Travelingnya, biar sehat🙂

12. Bersikaplah yang baik dan ramah terhadap penduduk lokal sekitar dan gunakan homestay yang dikelola mereka, menyewa jasa guide mereka, dan lain-lain untuk mensejahterakan mereka. Pakai juga pakaian yang sopan melihat budaya di tempat wisata.

13. Apabila berwisata bahari, hati-hatilah jika sedang snorkel atau diving, jangan sampai merusak biota laut dan membawa pulang apa yang ada di alam.

Tips-tips yang lainnya juga bisa dilihat di:

http://gogreentravelgreen.com/green-travel-101/traveling-green-still-the-3-best-tips/

http://www.geekabout.com/2007-12-18-420/green-travel-31-tips-to-save-money-environment.html

http://www.ecotourdirectory.com/ecotourism/guidelines_for_ecotravellers.php

Salam Green Lifestyle,

Dini Hajarrahmah

Co-Founder | PR & Networking Director

Care Environmental Organization

http://careenvironmentalorg.wordpress.com

Originally posted in: http://careenvironmentalorg.wordpress.com/2011/06/03/ecotourism-jalan-jalan-juga-bisa-go-green-kok/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s