Ayo Membuat Takakura

Posted: June 30, 2011 in My point of view

Apa sih keranjang takakura itu?

 

Satu di antara sekian banyak cara pengomposan adalah dengan menggunakan keranjang takakura. Metode yang diperkenalkan oleh Mr Takakura ini cocok untuk membuat kompos sampah organik dari dapur.

Bila dipraktekkan dengan benar, maka kelebihan pengomposan dengan cara ini adalah bebas air lindi, bau dan belatung. Selain itu, keranjang takakura juga mempunyai nilai estetika, karena terlihat rapi dan bersih. Jadi, keranjang takakura ini bisa ditempatkan di dalam kamar, apartemen, atau di dalam rumah. Pas sekali untuk  untuk para mahasiswa, bujangan, atau keluarga kecil.

Kenapa harus repot mengompos sampah organik?

Hanya 10% sampah warga Jakarta yang diolah menjadi kompos. Padahal menurut Indonesia Solid Waste Association (INSWA), lebih dari setengah (55%) sampah tersebut adalah sampah organik. Jika saja, warga membuat kompos dari sampah organiknya, maka sampah Jakarta yang harus diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) akan berkurang. Mulailah mengompos sampah dapurmu.

 

Jenis-jenis sampah yang diolah:

– Sisa sayuran. Idealnya sisa sayuran tersebut belum basi.

Namun bila telah basi, cuci sayuran tersebut terlebih dahulu, peras, lantas

buang airnya.

– Sisa nasi.

– Sisa ikan, ayam, kulit telur dll.

– Sampah buah yang lunak (anggur, kulit jeruk, apel, dan

lain-lain). Hindari memasukkan kulit buah yang keras seperti kulit salak.

 

Bagaimana cara membuatnya? 

1. Keranjang : bisa dari plastik, bambu, kawat ram tergantung kreativitas anda yang penting bisa mencegah tikus, kecoa mengacak-acak sampahnya.

2. Kardus bekas

3. Kasa plastik (bisa dicari di toko besi)

4. Sekam padi

5. kompos jadi untuk starter

  • Jahit Kasa disesuaikan dengan ukuran keranjang yang dipakai, lalu masukkan sekam kedalam kasa yang telah dijahit. Masukkan kedalam keranjang.
  • Siapkan doos bekas wadah kertas, air minum kemasan, atau bekas wadah super mi, asal bisa masuk ke dalam keranjang.
  • Masukkan kompos jadi ke dalam doos selapis saja setebal kurang lebih 5 cm. Lapisan kompos yang sudah jadi ini berfungsi sebagai starter proses pengomposan, karena di dalam kompos yang sudah jadi tersebut mengandung banyak sekali mikroba-mikroba pengurai.
  • Bahan-bahan yang sebaiknya dikomposkan antara lain: Sisa makanan dari meja makan: nasi, sayur, kulit buah-buahan. Sisa sayuran mentah dapur: akar sayuran, batang sayuran yang tidak terpakai. Sebelum dimasukkan ke dalam keranjang, sebaiknya dipotong-potong kecil-kecil . Proses perubahan sampah organik menjadi kompos akan lebih cepat terjadi bila sampah yang berasal dari sayur ataupun buah-buahan dicacah terlebih dahulu. Bila sayuran telah membusuk, cuci dulu sayuran tersebut, tiriskan. Aduk-aduklah setiap selesai memasukkan bahan-bahan yang akan dikomposkan. Bilamana perlu tambahkan lagi selapis kompos yang sudah jadi.
  • Cek apakah proses pengomposan berjalan dengan baik. Caranya dengan meletakkan telapak tangan kita di atas kompos. Bila terasa hangat, bisa dipastikan proses pengomposan berjalan dengan baik. Bakteri yang mendukung proses pengomposan sedang bekerja. Bila telapak tangan tidak terasa hangat, bakteri tidak bekerja maksimal. Bisa jadi kompos starter tersebut terlalu kering hingga memerlukan air. Percikkan air pada kompos tersebut. Pelan-pelan, suhu dari starter tersebut akan meningkat dengan bekerjanya mikroorganisme yang mengubah sampah menjadi kompos.
  • Bila kompos sudah berwarna coklat kehitaman dan suhu sama dengan suhu kamar, maka kompos sudah dapat dimanfaatkan. Umumnya, keranjang Takukura penuh antara 2-4 bulan, tergantung jumlah sampah yang dimasukkan. Bila sudah penuh, ambil sepertiga bagian paling atas. Kompos yang diambil tadi didiamkan 14 hari, barulah bisa dipakai. Sedangkan yang tetap tinggal di keranjang, bisa dipakai sebagai starter untuk pengomposan kembali.

 

 

Catatan: Letakkan Keranjang Takakura di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung.

Bila kompos kering, perciki air bersih sambil diaduk merata. Suhu ideal adalah 60 derajat celsius.

 

Sources:

http://www.kanopi-indonesia.org/tkkr.html

http://azer.students-blog.undip.ac.id/2009/11/membuat-kompos-metoda-keranjang-takakura/

http://lorelindu.wordpress.com/2009/03/04/membuat-kompos-dengan-keranjang-takakura/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s